Daftar Blog Saya

Menurut anda blogspot ini bagaimana?

Selasa, 27 November 2012

KATA PENGANTAR Segala puji bagi Tuhan Semesta Alam Yang Maha Pemberi kesempatan untuk saya menyelesaikan tugas makalah mata pelajaran BIAYA PRODUKSI.Dan tak lupa sholawat serta salam tetap tecurah kepada Nabi besar Muhammad SAW yang telah menuntun kita dari jalan yang gelap gulita menuju jalan yang terang dengan membawa agama yang sempurna addinul islam. Makalah yang saya susun ini telah berhasil menguraikan tentang teori biaya produksi yang terdiri dari berbagai bahasan.Makalah yang berjudul ‘TEORI BIAYA PRODUKSI” ini juga bertujuan agar kita mengetahui tentang materi teori biaya produksi Terselesaikannya tugas makalah ini tidak lepas dari bimbingan Guru kami yaitu Ibu YULIANTI PAUTINA.serta teman – teman yang telah membantu saya. Terlepas dari keyakinan kami atas kesempurnaan makalah yang kami susun ini,sebagai makhluk yang sebenarnya jauh dari sempurna,kami tetap menanti kritik dan saran yang membangun demi sempurnanya makalah ini. Boalemo, Desember 2012 Penyusun DAFTAR ISI Halaman Judul.......................................................................................... i Kata Pengantar......................................................................................... ii Daftar Isi................................................................................................... iii BAB I : PENDAHULUAN................................................................ 1 1.1 Latar Belakang............................................................ 1 1.2 Tujuan Penelitian........................................................ 2 1.3 Rumusan Masalah.................................................... 2 BAB II : PEMBAHASAN................................................................... 3 2.1 Konsep Biaya.............................................................. 3 2.2 Produksi,Produktivitas,dan Biaya.............................. 3 2.3 Biaya Produksi Jangka Pendek.................................. 2.4 Biaya Produksi Jangka Panjang.................................. 2.5 Contoh Soal Biaya Produksi ....................................... BAB III : PENUTUP.............................................................................. 3.3 Kesimpulan................................................................... DAFTAR PUSTAKA...................................................................................   BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam ekonomi yang sudah modern ,dimana peranan uang amat penting,maka ukuran efisiensi yang paling baik (walaupun bukan paling lengkap) adalah uang.Produksi dan biaya produksi bagaikan keping mata uang logam bersisi dua. Seiring berkembangnya zaman,setelah mengalami pertambahan penduduk dan perkembangan teknologi secara terus – menerus.Situasi kehidupan masyarakat menjadi berubah.Di lain pihak jenis dan jumlah kebutuhan hidup menjadi makin tidak terbatas.Barang-barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup tidak dapat lagi diambil langsung dari alam,tetapi harus diproduksi lebih dahulu. Memproduksi jagung yang efisien secara teknis dapat dicapai dengan menggunakan peralatan pertanian modern.Tetapi biaya per unit baru akan menjadi murah jika skala produksinya minimal 200 hektar.Padahal kemampuan keuangan petani hanya untuk 2,5 hektar.Untuk skala produksi sekecil itu,menggunakan peralatan pertanian modern walaupun efisien secara teknis,menimbulkan biaya produksi per kilogram jagung yang sangat tinggi.Petani lebih memilih teknik produksi dengan peralatan sederhana.   BAB II PEMBAHASAN 2.1 Menyiapkan pengolahan kartu biaya produksi • Biaya produksi Produksi manufactur perusahaan pokoknya adalah mengubah bahan baku menjadi bahan jadi melalui proses produksi. Perusahaan industri harga pokok di tentukan oleh bahan baku yang di pakai dalam pengolahan barang tambah dengan biaya tenaga kerja langsung. • Unsur-Unsur Biaya Produksi  Biaya bahan baku  Biaya tenaga kerja langsung  Biaya over head Pabrik  Biaya Operasional • Aliran biaya produksi Aliran biaya produksi dimasukan kedalam proses produksi (barang dalam proses) dalam rangka menghasilkan barang jadi atau siap dijual dipasar. • Kartu biaya produksi Kartu biaya produksi adalah kartu yang digunakan untuk mencatat setiap biaya” langsung dan tidak langsung Contoh bentuk format kartu biaya produksi   PT. DHIKTHAZ KARTU BIAYA PRODUKSI Produk : tgl produksi : Kuantitas : tgl selesai : Spesifikasi : Bahan langsung TKL BOP Tgl No Bon JMLH Tgl No Bon Jmlh Tgl No Bon Jmlh Harga jual Rp……… Biaya produksi : Bahan langsung Rp……………. Tenaga kerja langsung Rp……………. Overhead Pabrik Rp……………. Total biaya produksi Rp……… Laba kotor Rp……… Beban penjualan dan adm Rp……… Taksiran Laba Rp………   • MENGIDENTIFIKASI DATA BIAYA PRODUKSI Pembebanan biaya produksi yang tetap akan membantu perusahaan dalam mengidentifikasi dan memperkirakan harga jual yang tetap terhadap produk yang dihasilkan. Klasifikasi Biaya  Menurut objek Pengeluaran  Menurut Fungsi pokok dalam perusahaan  Menurut Perilaku dan kaitannya dengan perubahan  Menurut jangka waktumanfaatnya,biaya atau Pengeluaran. Anggaran Produksi Anggaran biaya produksi adalah rencana keuangan perusahaan untuk produksi.anggaran ini meliputi  Anggaran biaya bahan baku langsung  Anggaran Biaya tenaga kerja langsung  Anggaran biaya overhead pabrik Biaya produksi standar Biaya produksi standar adalah biaya patok Duga(beeichmark) yang secara efektif dan efisien ditentuikan dimuka. Biaya standar diperlukan untuk beberapa hal  Mengurangi waktu pencatatan dengan penyelengaraan pencatatan berdasarkan biaya standar .  Memudahkan pengukuran nilai persediaan dan harga pokok penjualan dalam rangka penyusunan laporan keuangan dengan perhitungan biaya yang lebih sederhana ..  Membantu manajamen dalam mengambil keputusan.   Kartu biaya standar Kartu biaya standar adalah kartu yang mencatat seluruh biaya standar dari suatu jenis produk . Contoh : Kartu biaya standar KARTU BIAYA STANDAR INPUT Kuantitas atau jam Standar (1) Harga atau tarif Standar (2) Biaya standar (1)x(2) Bahan langsung Tenaga kerja langsung Overhead pabrik (variable) Total biaya standar periode.    MEMBUKUKAN BIAYA PRODUKSI  Pengertian biaya produksi Harga pokok produksi atau HPP merupakan seluruh unsur biaya-biaya produksi (bahan baku,tenaga kerja langsung,dan biaya over head pabrik).  Membukukan jumlah biaya bahan baku Membukukan biaya pengunaan bahan baku yang di gunakan dalam proses produksi artinya harus menghitung mutasi persediaan bahan baku yang terjadi selama proses produksi. Proses produksi adalah sebagai berikut : Persediaan awal bahan baku Rp... Pembelian bahan baku Rp... Biaya angkut masuk Rp… Retur pembelian dan pengurangan harga Rp… Pembelian Bersih Rp Persediaan bahan baku untuk produksi Rp Persediaan akhir bahan baku Rp... Bahan baku yang digunakan dalam produksi Rp... • Konsep Biaya Pengertian biaya dalam ilmu ekonomi adalah biaya kesempatan. Konsep ini dipakai analisis teori biaya produksi. Dalam konsep ini ada biaya eksplisit dan biaya implisit.Biaya eksplisit adalah biaya-biaya yang secara eksplisit terlihat, terutama melalui laporan keuangan. Contoh biaya eksplisit adalah biaya listrik, telepon dan air, pembayaran gaji buruh dan gaji karyawan. Biaya implisit adalah biaya kesempatan,antara lain biaya tenaga kerja,biaya barang modal dan biaya kewirausahaan. Biaya barang modal, dalam biaya ekonomi penggunaan barang modal bukanlah berapa besar uang yang harus dikeluarkan untuk menggunakannya,melainkan berapa besar pendapatan yang diperoleh bila mesin disewakan kepada perusahaan lain. Wirausahawan adalah orang yang mengombinasikan berbagai faktor produksi untuk ditransformasi menjadi output berupa barang dan jasa.Atas keberanian menanggung resiko,pengusaha mendapat balas jasa berupa laba.Laba adalah kelebihan pendapatan yang diperoleh dibanding dengan pengeluaran yang dilakukan. 2.2 Produksi,Produktivitas.dan Biaya Produktivitas yang tinggi menyebabkan tingkat produksi yang sama dapat dicapai dengan biaya yang lebih rendah.Produktivitas dan biaya mempunyai hubungan terbalik.Jika produktivitas makin tinggi,biaya produksi akan makin rendah.Begitu juga sebaliknya.Dalam jangka pendek ada faktor produksi tetap yang menimbulkan biaya tetap,yaitu biaya produksi yang besarnya tidak tergantung pada tingkat produksi.Dalam jangka panjang,karena semua faktor produksi adalah variabel artinya biaya produksi dapat disesuaikan dengan tingkat produksi.Dalam jangka panjang,perusahaan akan lebih mudah meningkatkan produktivitas dibanding dalam jangka pendek.Itu sebabnya ada perusahaan yang mampu menekan biaya produksi.Sehingga setiap tahun biaya produksi per unit makin rendah.Pola pergerakan biaya rata – rata ini berkaitan dengan karakter fungsi produksi jangka panjang. 2.3 Biaya Produksi Jangka Pendek Yaitu jangka waktu dimana perusahaan telah dapat menambah faktor-faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi.Dalam biaya produksi jangka pendek ditinjau dari hubungannya dengan produksi di bagi mejadi 2 yaitu : 1. Dalam hubungannya dengan tujuan biaya a. Biaya Langsung (Direct Cost) Biaya Langsung merupakan biaya-biaya yang dapat diidentifikasi secara langsung pada suatu proses tertentu ataupun output tertentu. Sebagai contoh adalah biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Begitu juga dengan supervise, listrik, dan biaya overhead lainnya yang dapat langsung ditelusuri pada departemen tertentu. b. Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost) Biaya Tidak Langsung merupakan biaya-biaya yang tidak dapat diidentifikasi secara langsung pada suatu proses tertentu atau output tertentu, misalnya biaya lampu penerangan dan Air Conditioning pada suatu fasilitas. 2.4 Biaya Jangka Panjang Sebagaimana telah dikemukakan dalam konsep produksi jangka panjang, bahwa dalam produksi jangka panjang semua input diperlakukan sebagai input variabel. Jadi, tidak ada input tetap. Maka dalam konsep biaya jangka panjang semua biaya dianggap sebagai biaya variabel (variabel cost), tidak ada biaya tetap. Dalam jangka panjang, perusahaan dapat menambah semua faktor-faktor produksi yang akan digunakan oleh perusahaan. Jangka panjang, yaitu jangka waktu di mana semua faktor produksi dapat mengalami perubahan, yaitu jumlah daripada faktor-faktor produksi yang digunakan oleh perusahaan dapat ditambah apabila memang dibutuhkan. Faktor-faktor produksi tersebut adalah: faktor pasar, faktor bahan mentah, faktor fasilitas angkutan, dan faktor tenaga kerja. 2.5 Contoh Soal Biaya Produksi SOAL : PT. DHIKTHAZ Terdapat data produksi bulan april 2012 sbb : a). Persediaan bahan baku awal periode Rp. 1.000.000 b). Persediaan bahan baku akhir periode Rp. 800.000 c). Persediaan barang dalam proses awal Periode Rp. 600.000 d). Persediaan Barang dalam proses akhir periode Rp. 700.000 e). biaya angkut masuk Rp. 500.000 f). Pembelian bahan baku dalam periode ini Rp. 3.000.000 g). Biaya tenaga kerja langsung Rp. 1.700.000 h). Biaya tenaga kerja tidak langsung Rp. 1.000.000 i). Biaya bahan baku tidak langsung Rp. 1.200.000 j). B.O.P Rp. 200.000 k). Beban Penyusutan Rp. 1.000.000 Diminta buatlah laporan harga pokok produksi JAWAB : Pembelian bahan baku Rp. 3.000.000 Persediaan bahan baku awal periode Rp. 1.000.000 Biaya angkut masuk Rp. 500.000 Biaya bersih bahan baku Rp. 4.500.000 Persediaan bahan baku akhir periode Rp. (800.000) Jumlah Biaya bahan baku Rp. 3.700.000 Biaya tenaga kerja langsung Rp. 1.700.000 Biaya Overv Head pabrik Biaya tenaga kerja tidak langsung Rp. 1.000.000 Biaya bahan baku tidak langsung Rp. 1.200.000 Biaya penyusutan Rp. 1.000.000 B.O.P Rp. 750.000 Rp. 3.950.000 Persediaan barang dalam proses awal Rp. 600.000 Rp. 9,950.000 Persediaan barang dalam proses akhir Rp. (700.000) Rp. 9.250.000   BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Biaya produksi atau operasional dalam sistem industri sangat memainkan peranan penting, karena menciptakan keunggulan kompetitif dalam persaingan antar-industri di pasar global. Hal ini desebabkan proporsi biaya produksi dapat mencapai sekitar 70% - 90% dari biaya total penjualan secara keseluruhan, sehingga reduksi biaya produksi melalui peningkatan efisiensi akan membuat harga jual yang ditetapkan oleh produsen menjadi lebih kompetitif. Biaya dalam ekonomi manajerial mencerminkan efisiensi sistem produksi, sehingga konsep biaya juga mengacu pada konsep produksi, hanya apabila pada konsep produksi kita membicarakan penggunan input secara fisik dalam menghasilkan output produksi, maka dalam konsep biaya kita menghitung penggunaan input itu dalam nilai ekonomi yang disebut biaya. Sesuai dengan konsep produksi jangka pendek, di mana terdapat input tetap (fixed inputs) dan input variabel (variable inputs), maka pada dasarnya biaya yang diperhitungkan dalam produksi jangka pendek adalah biaya tetap (fixed costs) dan biaya variabel (variable costs). Konsep biaya jangka panjang diperlukan oleh manajer untuk menentukan skala operasi dari suatu perusahaan. Dalam membuat keputusan jangka panjang, manajer harus mengetahui biaya produksi minimum dalam memproduksi setiap tingkat output tertentu. Biaya jangka pendek diturunkan dari produksi jangka pendek, sedangkan biaya jangka panjang dari jalur perluasan jangka panjang (long-run expansion path). Analisis biaya jangka panjang sangat penting untuk mengetahui apakah suatu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar